Sunday, October 10, 2010

Ke Solo




Pada tanggal 10 Oktober 2010, Fiona melakukan perjalanan ke Solo bersama mama dan ayah dengan naik mobil. Perjalanan ini menjadi pengalaman yang menyenangkan, di mana Fiona bisa menikmati pemandangan sepanjang jalan sambil duduk nyaman di mobil. Perjalanan keluarga ini tentunya penuh kehangatan, dengan canda tawa dan kebersamaan yang tercipta di sepanjang perjalanan. Fiona tampak senang dan antusias, terutama karena bisa pergi ke tempat baru bersama orang-orang tersayang. Solo menjadi tujuan istimewa, membawa kenangan manis yang tak terlupakan bagi Fiona dan keluarganya.

Wednesday, September 29, 2010

Pake Jepit



Pada tanggal 10 September 2010, Fiona untuk pertama kalinya mengenakan jepit rambut. Momen sederhana ini menjadi langkah awal dalam perjalanan eksplorasinya terhadap gaya dan penampilan. Jepit rambut itu mungkin menambah sentuhan manis pada penampilannya, sekaligus menjadi kenangan kecil yang istimewa di masa pertumbuhan Fiona. Hal-hal seperti ini seringkali menjadi bagian tak terlupakan dalam perjalanan hidup seseorang.

Thursday, September 2, 2010

Baby Walker






Pada tanggal 2 September 2010, Fiona mulai menggunakan baby walker untuk belajar berjalan. Dengan bantuan alat ini, ia mengeksplorasi langkah-langkah kecilnya dengan penuh semangat dan rasa ingin tahu. Baby walker menjadi teman setia Fiona dalam fase penting ini, mendukung perkembangan motoriknya sambil memberinya kebebasan untuk menjelajahi lingkungan sekitarnya. Momen ini menandai langkah awal menuju kemandirian, sekaligus memberikan kebahagiaan bagi keluarga yang menyaksikan perkembangan barunya.
 

Wednesday, September 1, 2010

Red Shoes

Pada tanggal 1 September 2010, Fiona mengenakan sepatu merah kecilnya untuk pertama kalinya dalam upaya belajar berjalan. Sepatu itu bukan hanya pelengkap penampilan, tetapi juga simbol langkah pertama Fiona menuju kemandirian. Warna merah cerahnya menambah keceriaan momen penting ini, ketika setiap langkah kecilnya menjadi awal dari perjalanan besar yang akan ia tempuh di masa depan. Momen ini tentu menjadi kenangan indah yang tak terlupakan bagi orang-orang di sekitarnya.





Pink Shoes





Pada tanggal 1 September 2010, Fiona tidak hanya mengenakan sepatu merah kecilnya untuk belajar berjalan, tetapi juga mencoba sepatu berwarna pink. Dengan kedua pilihan sepatu ini, ia memulai langkah-langkah awalnya yang penuh semangat. Warna-warna cerah dari sepatu tersebut menambah keceriaan di momen penting ini, sekaligus memberikan dukungan bagi langkah kecilnya menuju kemandirian. Hari itu menjadi istimewa, ketika Fiona menjelajahi dunia sekitarnya dengan gaya dan penuh percaya diri.

Friday, August 27, 2010

My New Shoes



Pada tanggal 27 Agustus 2010, mama Fiona membelikan sepatu baru bermotif kotak-kotak pink yang manis untuknya. Sepatu ini menjadi hadiah istimewa, melambangkan kasih sayang dan perhatian mama terhadap langkah-langkah kecil Fiona yang sedang belajar berjalan. Motif kotak-kotak pink memberikan sentuhan gaya yang menggemaskan, menjadikan sepatu ini favorit baru Fiona. Momen ini menambah koleksi kenangan indah di masa pertumbuhannya.

Wednesday, August 18, 2010

Bermain Ke Rumah Tetangga

Fiona dengan percaya diri berjalan sendirian menggunakan baby walker menuju rumah tetangga. Dengan langkah kecilnya yang penuh semangat, dia tampak seperti petualang kecil yang siap menjelajah dunia sekitarnya. Baby walker yang membantunya bergerak dengan mudah, memberikan kebebasan untuk mengeksplorasi lingkungan sekitar. Meskipun masih sangat muda, Fiona menunjukkan rasa ingin tahu yang besar, dan momen ini menjadi kenangan lucu dan penuh makna bagi keluarga. Dengan keberanian kecil itu, Fiona mulai belajar untuk mandiri, meski di awal perjalanan masih dibantu oleh baby walker.



Sunday, August 15, 2010

Menggunakan Topi Haji Hitam



Pada tanggal 16 Agustus 2010, Fiona mengenakan topi haji hitam untuk pertama kalinya. Momen ini penuh makna, tidak hanya sebagai kenangan manis, tetapi juga sebagai doa dan harapan dari keluarga agar kelak Fiona tumbuh menjadi pribadi yang baik. Dengan topi haji hitam di kepalanya, ada harapan bahwa suatu saat, Fiona akan menjalankan ibadah haji dan menjadi haji yang mabrur. Momen kecil ini membawa makna besar yang mengiringi langkah hidupnya ke depan.

Baru Mandi



Fiona sudah segar setelah mandi, kulitnya terasa bersih dan wangi, siap menjalani aktivitas hari itu. Mandi menjadi momen menyegarkan yang membantunya merasa lebih nyaman dan bertenaga. Kini, dengan senyum cerah, ia siap melangkah ke petualangan hari itu dengan semangat baru.

Ketika Bangun



Wajah Fiona yang lucu saat baru bangun tidur selalu membawa keceriaan. Matanya yang masih setengah terpejam, rambut yang berantakan, dan ekspresi bingung namun manis itu menciptakan momen yang tak terlupakan. Ada kesan polos dan lucu yang membuat siapa pun yang melihatnya tidak bisa menahan senyum. Kejernihan wajahnya setelah tidur mencerminkan ketenangan dan kebahagiaan yang murni, siap memulai hari penuh energi dan petualangan baru.

Sedang Berfikir



Wajah Fiona yang imut saat sedang berpikir selalu terlihat begitu lucu dan menggemaskan. Dahi yang sedikit berkerut, mata yang fokus, dan bibir yang sesekali bergerak seolah-olah sedang menimbang-nimbang suatu hal—semua itu menciptakan ekspresi polos yang sangat menawan. Momen ketika Fiona tenggelam dalam pikirannya menunjukkan sisi ceria dan penuh rasa ingin tahu, yang membuat setiap orang di sekitarnya tersenyum melihat betapa imutnya dia saat berusaha memecahkan sesuatu.

Monday, August 9, 2010

Belajar Berdiri





Pada tanggal 9 Agustus 2010, Fiona mulai belajar berdiri sendiri dengan cara berpegangan pada kursi. Momen ini menjadi tonggak penting dalam perkembangannya, menunjukkan keberanian dan tekadnya untuk mencoba hal baru. Dengan tangan mungilnya yang erat memegang kursi, Fiona perlahan menyeimbangkan tubuhnya, mengambil langkah pertama menuju kemandirian. Senyuman kecil dan usaha kerasnya tentu membawa kebahagiaan bagi keluarga yang menyaksikan momen berharga ini. 🌟

Sunday, August 1, 2010

Monday, July 26, 2010

Wednesday, July 21, 2010

Baju Batik Buatan Mama








Fiona memiliki baju batik buatan mama, sebuah pakaian istimewa yang penuh dengan cinta dan sentuhan personal. Setiap pola dan jahitan pada baju batik itu mencerminkan perhatian dan kasih sayang mama untuk Fiona. Saat mengenakannya, Fiona terlihat begitu anggun dan menggemaskan, membuat siapa pun yang melihatnya tersenyum bangga. Baju batik ini tidak hanya menjadi pakaian, tetapi juga simbol kehangatan keluarga dan warisan budaya yang diperkenalkan sejak dini. Fiona pasti merasa spesial mengenakan karya tangan mama yang penuh makna.

di bu erti

































Sunday, July 11, 2010

Tempat Makan Imut



Fiona mendapat hadiah tempat makan cantik dari Tante Endang Sarwono, sebuah hadiah yang sangat bermanfaat dan penuh perhatian. Tempat makan itu mungkin dihiasi dengan warna-warna ceria atau gambar yang lucu, sehingga langsung menjadi favorit Fiona. Dengan hadiah ini, Fiona dapat menikmati makanan dengan lebih nyaman dan penuh semangat. Kebaikan dan kasih sayang Tante Endang memberikan kenangan manis yang akan selalu diingat oleh Fiona dan keluarganya.

Wednesday, July 7, 2010

Di Hotel Cakra Kusuma Jogja















di lobby
















ingin berenang

















bobok di kamar

Pada tahun 2010, Fiona diajak mama menginap di Hotel Cakra Kusuma di Yogyakarta, tempat yang nyaman untuk beristirahat setelah menghadiri Muktamar Muhammadiyah yang diadakan di kota tersebut. Momen ini menjadi pengalaman tak terlupakan bagi Fiona, di mana ia bisa menikmati suasana Yogyakarta yang khas, sekaligus berada di tengah-tengah acara besar yang penuh makna. Di hotel, Fiona menikmati kenyamanan kamar dan fasilitas, sambil menyaksikan aktivitas sekitar yang penuh semangat dan kebersamaan. Muktamar Muhammadiyah di Yogyakarta menjadi latar yang istimewa bagi perjalanan ini, menambah warna dan kenangan indah dalam hidup Fiona.

Wednesday, June 30, 2010

Monday, June 28, 2010

dikuncir
















aku dikuncir mbak mega

belajar duduk















aku belajar duduk, pegangan guling dari tante Endang Sar,
kaos kakinya juga dari tante Endang Sar
















ups,... duduk rasanya enak

Saturday, June 26, 2010

Saturday, June 19, 2010

Capek Lalu Bubuk



Setelah beraktivitas sepanjang hari, Fiona merasa lelah dan akhirnya tertidur lelap, atau seperti yang sering diucapkan dengan manja, "capek lalu bubuk." Istirahat ini menjadi momen penting baginya untuk mengisi ulang energi dan kembali ceria keesokan harinya. Tidur nyenyak setelah hari yang penuh eksplorasi selalu menjadi penutup yang manis untuk setiap petualangan kecil Fiona. 🌙✨

Thursday, June 17, 2010

di lapindo

Di Rumah Mbak Elsa






Pada tanggal 18 Juni 2010, Fiona berkunjung ke rumah Mbak Elsa dengan mengenakan baju biru lembut yang membuatnya terlihat begitu manis. Di rumah Mbak Elsa, Fiona duduk dengan nyaman di kursi empuk bermotif kulit sapi, menikmati suasana yang hangat dan menyenangkan. Kursi empuk itu memberikan kenyamanan saat Fiona bersantai, berbincang, atau mungkin bermain dengan Mbak Elsa. Momen ini menjadi kenangan indah, penuh kebersamaan dan keceriaan di rumah yang penuh kasih sayang.

Thursday, June 10, 2010

Berkunjung ke Tanggulangin



Fiona berkunjung ke rumah teman mama di Tanggulangin, sebuah perjalanan yang penuh kenangan dan kehangatan. Di rumah teman mama, Fiona mungkin merasa disambut dengan penuh perhatian, menikmati suasana baru dan berbincang dengan orang-orang yang ramah. Tanggulangin yang dikenal dengan suasananya yang tenang dan asri, memberikan pengalaman baru bagi Fiona, menjadikannya lebih banyak belajar tentang dunia sekitar. Momen ini menjadi bagian dari perjalanan hidupnya, diwarnai dengan kebersamaan dan keceriaan dalam setiap langkah kecilnya.

Naik Kereta






Perjalanan Fiona dari Surabaya ke Jakarta dengan naik kereta api adalah pengalaman yang tak terlupakan. Untuk pertama kalinya, ia merasakan sensasi perjalanan dengan kereta, duduk nyaman di kursinya sambil menikmati pemandangan yang berlalu. Rasa penasaran dan kegembiraan tampak di wajahnya, terutama karena tujuan perjalanan ini adalah untuk bertemu dengan nenek tercinta. Sepanjang perjalanan, Fiona menikmati setiap detik perjalanan, membayangkan momen indah yang akan segera ia alami bersama nenek di Jakarta. Kegembiraan dan antusiasmenya mengiringi langkahnya menuju pengalaman baru yang penuh kenangan manis.

Monday, June 7, 2010

Berkunjung ke Rumah Mbak Aya



Fiona berkunjung ke rumah Mbak Aya, sebuah momen yang penuh kehangatan dan kebahagiaan. Di sana, Fiona mungkin bermain, berinteraksi dengan Mbak Aya, atau menikmati suasana rumah yang nyaman dan penuh perhatian. Setiap sudut rumah Mbak Aya menyimpan kenangan manis, di mana Fiona bisa merasakan keramahan dan kasih sayang yang mengelilinginya. Momen di rumah Mbak Aya menjadi bagian dari perjalanan kecil Fiona, memperkaya pengalaman dan kebersamaannya dengan orang-orang terdekat.

Thursday, May 27, 2010

Kereta Bayi






Alhamdulillah, Fiona kini sudah memiliki kereta bayi yang baru! Dengan kereta bayi itu, ia bisa lebih mudah diajak bepergian ke mana saja. Mama dan keluarga pastinya merasa senang karena perjalanan jadi lebih praktis dan nyaman, serta Fiona bisa menikmati perjalanan dengan lebih santai. Kereta bayi itu memberikan kebebasan untuk mengeksplorasi tempat-tempat baru, baik untuk berjalan-jalan di sekitar rumah maupun berkunjung ke tempat-tempat menarik. Kini, setiap perjalanan bersama Fiona semakin menyenangkan dan penuh kenangan!

Monday, May 17, 2010

Makan hoka hoka bento





Pada tanggal 17 Mei 2010, Fiona untuk pertama kalinya mencicipi menu dari restoran cepat saji khas Jepang, Hoka Hoka Bento. Pengalaman ini menjadi momen istimewa baginya, mengenalkan cita rasa masakan Jepang seperti nasi putih hangat, lauk bergaya tempura, dan saus khas yang menggugah selera. Kenangan pertama kali ini mungkin menjadi awal dari kecintaannya pada kuliner khas Jepang, yang menawarkan sensasi rasa baru dan berbeda dari kesehariannya.